+
12 November 2014, Hari Kesehatan Nasional ke 50 - Sehat Bangsaku Sehat Negriku
KOTA SEMARANG MENUJU KOTA SEHAT
Pencetakan Surat Jaminan Pasien Jamkesmaskot sudah bisa dilakukan di RSUD Kota Semarang
Pelayanan JAMKESMAS/JAMKESMASKOT hanya ditujukan bagi masyarakat miskin
JUMAT BERSIH BEBAS JENTIK , JENTIK HILANG DBD MELAYANG, lakukan PSN Rutin setiap Jumat..
Kasus DBD sd Minggu ke-46: 1.412 penderita ; Jumlah Kematian: 25 kasus.

Kampanye Kesehatan

ditulis pada 01-04-2013 dibaca 8 kali

Data terbaru dari Dinas Kesehatan Kota Semarang menunjukkan bahwa kelurahan Jatisari Kecamatan Mijen merupakan salah satu wilayah dengan kasus DBD tertinggi di Kota Semarang. Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai macam upaya dengan kerjasama dari masyarakat dan pemerintah guna menurunkan kasus demam berdarah ini. 

Dinas Kesehatan melalui Puskesmas mijen, melakukan kegiatan kampanye kesehatan dengan tema "Mewujudkan Kelurahan Jatisari Bebas DBD" pada tanggal 27 Maret 2013 bertempat di balai RW 08 perumahan jatisari kelurahan Mijen. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh perwakilan RW, kader kesehatan, sekolah sekolah  di wilayah kelurahan jatisari ,  Perwakilan Kelurahan Jatisari (Kasie Kesos Kel. Jatisari), dan kecamatan mijen (Sekretaris kecamatan mijen).

Adapun materi kampanye kesehatan meliputi selayang pandang kasus DBD di Kelurahan Jatisari, Peran Masyarakat dalam pencegahan kasus DBD, Peran pemerintah dalam penurunan kasus DBD yang disampaikan secara paralel oleh petugas Puskesmas Mijen, petugas Dinas Kesehatan (melalui seksi P2B dan Promosi Kesehatan, dan petugas kecamatan/kelurahan.

Metode penyampaian materi dilakukan secara santai dengan diskusi-diskusi tematik disertai dengan pembagian dorprise yang sangat menarik .

kegiatan yang di suport oleh Dinas Kesehatan provinsi Jawa Tengah ini diakhiri dengan pembuatan kesepakatan bersama penanggulangan demam berdarah di kelurahan Jatisari yang dibuat dan disepakati oleh selurauh peserta diantaranya : 1.Peningkatan sosialisasi penanggulangan dan pencegahan DBD sampai tingkat forum  RW,RT serta Dasawisma. 2 Penjadwalan Kembali kegiatan Kerjabakti Pemberantasan Sarang Nyamuk setiap bulannya di masing masing RW. 3. melaksanakan pemantauan jentik rutin dan hasilnya dievaluasi di setiap jenjang (RT,RW,Kelurahan).

Hal yang menarik dalam kesepakatan ini adalah peran sekolah yang berada di wilayah Kel. Jatisari siap mensosialisasikan pencegan DBD di lingkungan sekolah dan bekerjasama dengan puskesams serta  kader kesehatan untuk melaksanakan pemberantasan Sarang Nyamuk juga pemantauan jentik di wilayah Jatisari.

ya.... semoga kelurahan Jatisari benar-benar bebas DBD setelah semua komponen masyarakat berperan dalam penggerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk...